Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Similar Documents
pembelajaran seperti ini akan sulit untuk membantu dalam mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Salah satunya adalah kemampuan berpikir kritis siswa. Berpikir kritis merupakan kemampuan bernalar dan berpikir reflektif yang diarahkan untuk memutuskan hal-hal yang meyakinkan untuk dila
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Dahlan, Ahmad |
| Copyright Year | 2019 |
| Abstract | Abstrak. Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2013 mengimplementasikan kurikulum baru sebagai penyempurnaan kurikulum sebelumnya (KTSP) yang diberinama kurikulum 2013. Lahirnya kurikulum ini untuk menjawab tantangan dan pergeseran paradigma pembangunan dari abad ke-20 menuju abad ke-21. Kurikulum 2013 bertujuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga Negara yang beriman, produktif, kreatif, kritis, inovatif, dan afektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Media pembelajaran yang belum memfasilitasi siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi berdampak pada pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan Lembar Kerja Siswa yang berbasis problem based learning yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi untuk siswa SMP kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa SPM Kelas VIII. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, dan angket. Observasi pada guru untuk mengambil data mengenai kebutuhan siswa terhadap lembar kerja siswa. Angket diberikan kepada siswa untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi siswa. Wawancara dengan guru untuk mengetahui penggunaan lembar kerja siswa di dalam pembelajaran. Studi literatur dilakukan untuk mengetahui dampak penggunaan lembar kerja siswa berbasis problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi. Hasil penelitian memberikan beberapa informasi. Pertama, kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi perlu ditingkatkan. Kedua, lembar kerja siswa yang digunakan di sekolah belum membantu siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi. Ketiga, pendekatan problem based learning dapat melatih siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi. Penelitian dapat diperluas pada pengembangan media pembelajaran lembar kerja siswa berbasis problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi berprestasi siswa SMP kelas VIII. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://seminar.uad.ac.id/index.php/sendikmad/article/download/1014/pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |