Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Similar Documents
Abstrak – Perkembangan dan kemajuan bidang pertanian di Indonesia telah menimbulkan peningkatan limbah pertanian yang sebagian besar merupakan limbah berlignoselulosa yang mengandung
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Xilan, Selulosa Dan Berlignoselulosa, Limbah Potensi, Yang Memiliki Penghasil, Sebagai Bahan Baku Seperti, Gula Reduksi Xilosa, Glukosa Dan Dengan, Enzim Murni Dengan Suhu C. Jumlah, Dengan |
| Copyright Year | 2014 |
| Abstract | Indonesia telah menimbulkan peningkatan limbah pertanian yang sebagian besar merupakan limbah berlignoselulosa yang mengandung selulosa dan xilan. Limbah berlignoselulosa yang memiliki potensi sebagai bahan baku penghasil gula reduksi seperti glukosa dan xilosa antara lain bagasse tebu, sedangkan sebagian besar masyarakat di Indonesia masih menganggap bagasse tebu sebagai sampah dan pada akhirnya dibakar tanpa ada pemanfaatan yang optimal. Padahal Indonesia merupakan negara agraris yang menghasilkan bagasse tebu dalam jumlah besar setiap tahunnya. Produksi glukosa dan xilosa dari limbah pertanian berlignoselulosa dilakukan untuk mengoptimalkan limbah tersebut dalam rangka mengatasi permasalahan peningkatan penggunaan energi. Salah satu upaya adalah melalui proses degradasi enzimatik dan dilanjutkan proses fermentasi menjadi ethanol atau hidrogen. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan crude enzyme selulase dan xilanase dari strain jamur T. reesei dan A. niger, mempelajari pengaruh jenis dan komposisi campuran enzim pada hidrolisis enzimatik bagasse tebu untuk mendapatkan gula reduksi yang optimum, dan mendapatkan perbandingan konsentrasi antara enzim murni dengan crude enzyme selulase dan xilanase dalam menghasilkan gula reduksi. Hasil pretreatment kimia bagasse tebu menggunakan NaOH 1% dengan suhu 80C selama 16 jam adalah 63,60% selulosa; 20,78% hemiselulosa, dan 14,26% lignin. Crude enzyme dengan substrat jerami padi dari T. reesei memiliki aktivitas enzim selulase 0,285 U/ml dan xilanase 0,794 U/ml, sedangkan dari A. niger memiliki aktivitas enzim selulase 0,890 U/ml dan xilanase 3,481 U/ml. Crude enzyme dari T. reesei dengan substrat dedak gandum memiliki aktivitas enzim selulase 0,586 U/ml dan xilanase 8,715 U/ml. Hasil hidrolisis terbaik adalah dengan menggunakan enzim selulase murni yaitu didapatkan konsentrasi gula reduksi sebesar 3,566 g/L. Sedangkan hasil hidrolisis terbaik di antara penggunaan crude enzyme adalah dengan menggunakan crude enzyme 2 selulase (2T:1A) / 1 xilanase yaitu didapatkan konsentrasi gula reduksi 3,360 g/L. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://digilib.its.ac.id/public/ITS-paper-40533-2310100076-paper.pdf.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |