Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Similar Documents
Greenhouse merupakan sebuah bangunan yang dibuat untuk menghindari dan memanipulasi kondisi lingkungan sesuai dengan yang dikehendaki dalam pemeliharaan tanaman [5]. Greenhouse adalah salah satu fasilitas kebutuhan penting dalam budidaya tanaman [6]. Penggunaan greenhouse dalam budidaya tanaman meru
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Belakang, Mengenai Latar Akhir, Penyusun Tugas Masalah, Rumusan Penelitian, Tujuan Masala, Batasan |
| Copyright Year | 2017 |
| Abstract | Aglaonema atau sering disebut dengan sri rejeki merupakan tanaman hias daun, yang memiliki arti tanaman membawa keberuntungan. Aglaonema merupakan salah satu jenis tanaman hias yang memiliki nilai keindahan pada variasi daun, motif warna, bentuk dan ukuran [1]. Aglaonema dijuluki sang ratu daun [2], dikarenakan nilai jual tanaman tinggi. Adapun kisaran harga aglaonema yakni Rp. 25.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada daunnya [3]. Semakin banyak jumlah daun, semakin mahal pula nilai jualnya. Melihat prospek yang cukup tinggi maka tak heran banyak yang membudidayakan tanaman ini [2]. Faktor yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman aglaonema adalah syarat tumbuh, yakni memperoleh pencahayaan yang baik karena aglaonema sangat peka terhadap cahaya. Jika sinar matahari mengenai aglaonema lebih dari 50%, maka daunnya akan terbakar. Sedangkan suhu udara yang cocok untuk pertumbuhan aglaonema adalah 24C 27C pada siang hari dan 18C – 21C pada malam hari. Sementara itu, kelembaban udara ideal bagi tanaman ini adalah 45% 75%. Berdasarkan uraian tersebut maka dibutuhkan greenhouse sebagai naungan yang dapat memanipulasi pencahayaan, suhu dan kelembaban [4]. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://eprints.umm.ac.id/36128/2/jiptummpp-gdl-lalurahmat-50619-2-bab1.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |