Loading...
Please wait, while we are loading the content...
BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia memiliki kekayaan dan keanekaragaman hayati yang luar biasa yaitu lebih dari 40.000 jenis tumbuhan. Sebagian besar dari tumbuhan tersebut digunakan sebagai obat tradisional. Berdasarkan potensi ini produk obat tradisional Indonesia dapat dikembangkan s
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Satu, Merupakan Salah Penghasil, Negara Terbesar, Minyak Sawit Itu, Oleh Karena Cpo, Tangki Cairan, Tangki Penyimpanan Dalam, Yang Telah Ada Konstruksi, Dunia Berabad-Abad, Selama Menjadi, Telah Utama, Topik Gempa, Dalam Dunia Teknik Contohnya, Salah Satu Pada, Adalah Keretakan Berkapasitas, Bendungan Beton Westminister, Juta Galon Di Kerugian, Mengakibatkan Mencapai, Yang Hampir Dolar, Juta Adalah, Contoh Yang Lain Tangki, Banyaknya Tempat, Baja Las Alaska, Penyimpanan Minyak Di Kebocoran, Yang Mengalami Oleh, Dikarenakan Tahun, Gempa Juga, Hal Yang Sama Padang, Terjadi Di Oleh, Yang Disebabkan Padang, Gempa Tersendiri, Peraturan Perencanaan, Mengenai Tata Cara Hampir, Tangki Ada, Tidak Peraturan, Satu-Satunya Perencanaan, Tentang Tata Cara Indonesa, Tangki Di Sni, Adalah Tangki, Dengan Judul “ Penimbun, Baja Las Untuk Direvisi, Minyak” Yang Sni, Dari |
| Copyright Year | 2011 |
| Abstract | 1.1 Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak sawit terbesar di dunia (id.wikipedia.org/wiki/Kelapa_sawit), oleh karena itu, tangki CPO (Crude Palm Oil / Minyak Sawit Mentah) banyak dikonstruksikan di Indonesia sebagai tempat penyimpanan minyak sawit mentah yang selanjutnya akan mengalami proses pengolahan lebih lanjut. Tangki digolongkan sebagai struktur bukan bangunan. Meskipun demikian, tangki tetap harus direncanakan dengan baik terutama untuk menahan gaya gempa yang mungkin terjadi. Jika tangki tidak direncanakan dengan baik, maka kerusakan pada tangki dapat mengakibatkan kerugian jiwa maupun materi yang cukup besar. (STRUCTURE magazine, 2007: 22) Tangki terdiri dari tipe yang berbeda berdasarkan jenis material konstruksi, tipe penyimpanan, dan bahkan lokasi penyimpanan. Setiap jenis tangki tersebut didasarkan pada peraturan dan metodologi perencanaan yang berbeda. Untuk tangki-tangki yang terbuat dari pelat-pelat baja yang disatukan dengan cara dilas dan digunakan untuk menyimpan minyak, perencanaannya adalah berdasarkan ASCE 7-05 terbaru, yang juga mengacu pada peraturan AWWA D100 yang dipublikasikan oleh American Water Work Association (AWWA) dan peraturan API 650 yang dipubikasikan oleh American Petroleum Institute (API). (STRUCTURE magazine, 2007: 22) |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://scholar.unand.ac.id/16447/2/BAB%201.pdf |
| Alternate Webpage(s) | http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/22207/Chapter%20I.pdf?isAllowed=y&sequence=5 |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |