Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Analisis Miskonsepsi Siswa Dengan Certainty of Response Index Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Kelas Viii Mts Hasyim Asyari
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Zulfa, Indana |
| Copyright Year | 2013 |
| Abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) letak miskonsepsi siswa kelas VIII MTs Hasyim Asyari dalam menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan Certainty of Response Index (CRI), (2) faktor-faktor yang dapat menyebabkan miskonsepsi siswa kelas VIII MTs Hasyim Asyari dalam menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII-B MTs Hasyim Asyari dengan menggunakan metode tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis data deskriptif kualitatif. Sebagai alat pengumpul data telah digunakan instrumen penelitian berupa soal pilihan ganda beralasan yang disertai skala CRI sebanyak 5 soal. Siswa dalam menjawab soal diminta untuk memilih pilihan jawaban yang ada, serta diminta untuk membubuhkan nilai CRI (0-5) yang besarnya sesuai dengan tingkat kepercayaannya dalam menjawab soal-soal tersebut. Seorang siswa dapat dinyatakan mengalami miskonsepsi atau tidak tahu konsep dengan cara membandingkan benar tidaknya jawaban pertanyaan yang diberikan dengan nilai CRI yang diisi siswa. Tepat tidaknya penganalisisan miskonsepsi siswa sangat bergantung kepada kejujuran siswa dalam mengisi skala CRI pada setiap soal. Berdasarkan analisis data, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) letak miskonsepsi yang dialami siswa meliputi: kekurangan pengetahuan (a lack of knowledge), menjawab benar dengan menebak (luck guess), miskonsepsi dan menguasai konsep dengan baik, (2) faktor menyebabkan miskonsepsi siswa kelas VIII MTs Hasyim Asyari dalam menyelesaikan soal cerita materi sistem persamaan linear dua variabel meliputi: kurangnya siswa latihan soal mengenai materi yang diajarkan untuk dapat mengembangkan pengetahuannya. Siswa kurang mengerti makna kata-kata, simbol-simbol dan istilah-istilah dalam soal. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://digilib.uinsby.ac.id/10943/2/Abstrak.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |