Loading...
Please wait, while we are loading the content...
I. PENDAHULUAN pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Pengukuran pH sangat penting dilakukan karena pH merupakan variabel yang memiliki jangkauan luas dalam penerapannya, diantaranya adalah kesehatan, industri, dan
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Optik, Keuntungan Serat |
| Copyright Year | 2011 |
| Abstract | Pada saat ini pengembangan sensor pH sangat dibutuhkan untuk memperoleh sensor pH yang lebih baik daripada sensor pH terdahulu yang masih memiliki kelemahan. Pada penelitian ini dibuat sebuah sensor pH berbasis lapisan silika solgel. Sensor pH ini mampu mengukur pH dengan range 5-7.Sensor pH dibuat dengan berbahan dasar serat optik yang pada bagian tengahnya dikupas bagian jaket dan claddingnya. Kemudian sebagai pengganti cladding, digunakan bahan sol-gel yang peka terhadap pH. Sebagai alat ukur, keandalan sensor pH perlu diketahui. Dalam artian informasi lama waktu hidup atau lifetime sensor pH diperlukan sebagai pertimbangan penggunaan.Untuk mengetahui lifetime sensor pH berbasis lapisan silika sol-gel ini, sensor pH diberi uji operational lifetime test. Dari data waktu kegagalan sensor pH, dapat diperoleh informasi bahwa lifetime sensor pH adalah 2,89 hari dengan laju kegagalan 0,69 kegagalan/ hari, dan sensor pH memiliki distribusi lognormal sebagai distribusi probabilitasnya. Kata Kunci: sensor pH, serat optik, sol-gel, lifetime I. PENDAHULUAN pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Pengukuran pH sangat penting dilakukan karena pH merupakan variabel yang memiliki jangkauan luas dalam penerapannya, diantaranya adalah kesehatan, industri, dan pertanian. Dalam melakukan pengukuran pH penggunaan metode potensiometrik dan ion-selektif telah sering dilakukan walaupun masih memiliki kekurangan dalam sisi biaya dan keakuratan yang masih belum begitu baik. Metode yang sedang berkembang saat ini adalah metode immobilisasi dengan menggunakan sol-gel. Penggunaan metode ini telah dilakukan Gupta dkk [1], yaitu sensor pH berbasis lapisan silika sol-gel yang terintegrsi dengan serat optik. Dengan penggunaan serat optik diharapkan dampaknya terhadap lingkungan lebih kecil dan tidak mengalami gangguan elektromagnetik. Salah satu hal yang terpenting dalam pembuatan sensor adalah mengetahui keandalan (reliability) dari sensor tersebut. Salah satu hal yang merupakan bagian dari keandalan adalah lifetime sebuah sensor. Kebutuhan untuk mengetahui seberapa lama waktu yang dimiliki oleh sebuah sensor untuk bisa bekerja dengan baik sangat diperlukan karena akan memberi pengaruh yang besar terhadap hasil pengukuran. Oleh karena itu tugas akhir ini dilakukan untuk mengetahui lifetime dari sensor pH berbasis lapisan silika sol-gel. Tujuan yang ingin dicapai dalam tugas akhir ini adalah mengetahui lifetime sensor pH berbasis lapisan silika sol-gel yang telah dikenai perlakuan tertentu. Manfaat dari penelitian tugas akhir ini adalah diperolehnya informasi mengenai lifetime sensor pH berbasis lapisan silika sol-gel. Sehingga sebagai sensor yang baru dikembangkan, informasi tersebut dapat digunakan sebagai acuan dalam penggunaanya. Batasan masalah yang ada dalam tugas akhir ini adalah: Sensor pH yang digunakan pada penelitian ini adalah sensor pH yang dibuat dengan langkah yang sama dengan Lucky Wibisono [2]. Perlakuan yang akan dilakukan pada penelitian ini adalah uji Operational Lifetime Test pada temperatur 40C, pH=5, dan sumber tegangan sebesar 12V DC. Model distribusi probabilitas waktu kegagalan sensor pH berdasarkan rangking Kolmogorov Smirnov. II. DASAR TEORI A. Definisi pH pH adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh sebuah larutan. Ia didefinisikan sebagai kologaritma aktivitas ion hidrogen (H) yang terlarut. Koefisien aktivitas hidrogen tidak dapt diukur secara eksperimental, sehingga nilainya didasarkan pada perhitungan teoritis. Skala pH bukanlah skala absolut. Ia bersifat relatif terhadap sekumpulan larutan standar yang pH-nya ditentukan berdasarkan persetujuan internasional. pH didefinisikan sebagai minus logaritma dari aktivitas ion hidrogen dalam larutan berpelarut air. pH merupakan kuantitas tak berdimensi |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-15736-Paper-pdf.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |