Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Pengembangan E-diagnostic Test Untukmengidentifikasi Pemahaman Konsep Fisika Siswa Smapada Pokok Bahasan Fluida Statis
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Salma, Vidya Matarani |
| Copyright Year | 2015 |
| Abstract | Konsep konsep Fisika yang bersumber dari fenomena alam seringkali direpresentasikan dalam bentuk persamaan sehingga memiliki kemampuan prediksi dan generalisasi yang tinggi. Karakteristik ilmu Fisika yang banyak menggunakan bahasa simbolik dalam mendesripsikan hubungan sebab-akibat seringkali menjadi penyebab kesulitan siswa dalam memahami suatu konsep dan memungkinkan terjadinya kesalahan dalam menafsirkan konsep yang sedang dipelajari. Kesalahan penafsiran ini bisa jadi telah membentuk suatu model yang konsisten, namun belum sesuai dengan konsepsi sains. Karena bangunan ilmu Fisika bersifat sekuen, maka faktor urutan dalam proses memahami suatu konsep menjadi dasar dalam memahami pengetahuan selanjutnya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang menghasilkan produk berupa e-diagnostic test. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelayakan dan keefektifan dari produk yang dikembangkan, serta mengetahui profil pemahaman konsep siswa pada materi fluida statis berdasarkan implementasi produk. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 9 Semarang. Uji kelayakan dilaksanakan dengan validator yakni dosen dan guru, serta siswa selaku subyek ujicoba. Uji keefektifan dilakukan dengan menghitung korelasi nilai ulangan harian siswa dan nilai e-diagnostic test. Profil pemahaman konsep siswa ditentukan dengan menganalisis kombinasi jawaban siswa dan dikelompokkan sesuai dengan tingkat pemahamannya. Hasil penelitian uji kelayakan produk oleh pakar evaluasi, pakar media, dan siswa memperoleh persentase > 80% sehingga dikategorikan layak. Hasil uji keefektifan menunjukkan korelasi nilai ulangan harian siswa dan nilai e-dianostic test sebesar 0,86 sehingga dikategorikan efektif. Profil pemahaman konsep siswa yang terdeteksi dengan mengimplementasikan produk, diantaranya adalah siswa masih kesulitan dalam memahami makna dari sebanding dan berbanding terbalik pada suatu formulasi, siswa menganggap luas penampang bejana, bentuk bejana, dan banyaknya zat cair dalam bejana menentukan besar tekanan hidrostatis, dan siswa menganggap kedalaman benda yang melayang di dalam fluida berpengaruh terhadap gaya apung yang dimiliki benda. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| DOI | 10.15294/upej.v5i1.12701 |
| Alternate Webpage(s) | https://lib.unnes.ac.id/22026/1/4201411133-S.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |