Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Similar Documents
Implementasi Model Diskursus Multy Reprecentacy Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di Mts Sabilul Ulum Mayong Jepara Tahun Pelajaran 2015/2016
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Huda, Tito Amirul |
| Copyright Year | 2017 |
| Abstract | Tujuan penelitian ini yaitu (1) Untuk mengetahui penerapan model diskursus multy reprecentacy dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Sabilul Ulum Mayong Jepara (2) Untuk Mengetahui faktor apa saja yang mendukung dan menghambat model diskursus multy reprecentacy dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Sabilul Ulum Mayong Jepara (3) Untuk mengetahui hasil belajar Keterampilan sosial setelah diterapkannya model diskursus multy reprecentacy dalam proses pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTs Sabilul Ulum Mayong Jepara. Penelitian ini menggunakan jenis field research dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis datanya dengan cara reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, meliputi wawancara dengan kepala madrasah, guru mata pelajaran Aqidah Akhlak, siswa kelas IX A dan observasi lokasi penelitian dan kegiatan belajar mengajar di kelas IX A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model diskursus multy reprecentacy yang diterapkan pada pembelajaran Aqidah Akhlak mampu meningkatkan beberapa aspek yang terkait diantaranya hubungan dengan teman sebaya, manajemen diri, kemampuan akademis, kepatuhan dan perilaku assertive. Peningkatan tersebut sesuai dengan tujuan dan harapan guru mata pelajaran Aqidah Akhlak. Faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan model diskursus multy reprecentacy untuk meningkatakan keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Sabilul Ulum Mayong Jepara, faktor yang mendukung diantaranya kemampuan guru, minat belajar siswa yang tinggi, sarana prasarana, serta wali murid atau orang tua yang menjadi guru di dalam rumah, Sedangkan faktor yang menghambat diantaranya adanya perasaan takut dari diri siswa untuk bertanya, siswa mengganggu temannya ketika pelajaran berlangsung. Kata Kunci : Model Diskursus Multy Reprecentacy, keterampilan sosial, Aqidah Akhlak |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://eprints.stainkudus.ac.id/555/1/FILE%201%20COVER%20.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |