Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Kesetaraan jender dalam pendidikan adalah mutlak karena pendidikan dianggap sebagai bagian dari hak asasi manusia. Namun, pendidikan adalah bagian dari institusi yang berdasar pada budaya patriarki karena sistem institusi menyesuaikan konsep patriarki di mana konstruksi sosial dibuat oleh laki-laki.
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Copyright Year | 2018 |
| Abstract | Kesetaraan jender dalam pendidikan adalah mutlak karena pendidikan dianggap sebagai bagian dari hak asasi manusia. Namun, pendidikan adalah bagian dari institusi yang berdasar pada budaya patriarki karena sistem institusi menyesuaikan konsep patriarki di mana konstruksi sosial dibuat oleh laki-laki. Salah satu institusi Pendidikan yang dimaksud adalah Universitas Monash. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan konstruksi ketidaksetaraan gender dalam diri pria dan wanita yang terdapat dalam foto kelulusan pada akun Instagram @monash_uni. Menggunakan Women as Other sebagai teori dari Simone de Beauvoir, gagasan tentang tampilan ketidakseimbangan gender dianalisis melalui penelitian kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam terhadap citra, simbol, tanda, dan makna dalam data. Oleh karena itu, pendekatan semiotik yang diusulkan oleh Roland Barthes diperlukan untuk memahami tanda dan simbol yang terdapat pada foto. Hal ini dibahas melalui linguistic message, noncoded iconic, coded iconic dan myth. Diskriminasi masih saja dialami oleh perempuan bahkan di lembaga pendidikan tinggi, di mana tingkat kesetaraan gender dalam sistem pendidikannya adalah mutlak. Akibatnya, kesenjangan gender dalam pencapaian pendidikan masih belum bisa dielakkan. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://repository.unair.ac.id/73848/1/ABSTRAK_FS.BE.94%2018%20Put%20g.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |