Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Mereka menganggap diri mereka tahu cara menggunakan obat dari awal sejak merekadapatkan hingga akhir. Kurangnya keingintahuan masyarakat mengenai hal ini sangatlah berbahaya. Mereka tidak boleh menganggap remeh mengenai tata cara pengelolaan obat. Mulaidari awal mereka mendapatkan resep dari doketr,
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Prabandari, Sari Febriyanti, Rizki |
| Copyright Year | 2016 |
| Abstract | Abstrak Obat, ibarat madu atau racun. Obat disebut sebagai madu karena bisa menghilangkan gejala sakit, atau penyebab sakit. Obat disebut dengan racun karena penggunaan obat yang tidakbenar akan menyebabkan efek samping yang merugikan kesehatan. Agar terhindar dari dampak negatif penggunaan obat, maka kita perlu menggunakan obat secara benar. Setelah mendapatkan obat dari jalur yang legal, kita perlu mengenal penggunaan obat secara benar, yang meliputi 3 hal : sebelum menggunakan, pada saat menggunakan dan setelah menggunakan obat. Sebelum menggunakan obat, kita harus memastikan bahwa obat yang akan kita minum sesuai indikasi, secara fisik baik (homogen, tidak berubah warna), dan belum kadaluarsa. Kita juga perlu memerhatikan peringatan (kontra indikasi) yang ada didalam kemasan obat.Untuk itu kita perlu mengenal prinsip DA GU SI BU, yaitu DApatkan obat secara benar, GUnakan obat secara benar, SImpan obat dengan benar dan BUang obat dengan benar. Dapatkan obat dengan benar, mengandung arti kita mendapatkan obat dengan jalur resmi dan cara yang legal. Obat keras, Psikotropika dan Narkotika dapat didapatkan di apotek dengan resep dokter, sedangkan obat bebas terbatas dan obat bebas dapat didapatkan di Apotek dan Toko Obat yang berijin. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://ejournal.poltektegal.ac.id/index.php/parapemikir/article/download/316/310 |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |