Loading...
Please wait, while we are loading the content...
Similar Documents
UJI SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL KULTUR AKAR CEPLUKAN (Physalis angulata L.) YANG DITUMBUHKAN PADA MEDIA MURASHIGE-SKOOG TERHADAP SEL MYELOMA
| Content Provider | Semantic Scholar |
|---|---|
| Author | Novilia, Riza Dewi |
| Copyright Year | 2008 |
| Abstract | Ceplukan (Physalis angulata Linn.) merupakan salah satu tanaman yang banyak diteliti efeknya sebagai antikanker. Sebagian besar penelitian ceplukan sebagai antikanker menggunakan tanaman utuhnya. Kandungan senyawa kimia dalam tanaman utuh bervariasi. Teknik kultur jaringan dapat meningkatkan metabolit sekunder yang dihasilkan menjadi lebih tinggi dibanding yang berasal dari tanaman aslinya. Produksi metabolit sekunder tanaman dapat digunakan sebagai bahan obat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek sitotoksik ekstrak etanol kultur akar ceplukan (Physalis angulata L.) yang ditumbuhkan pada media Murashige-Skoog terhadap sel Myeloma dan mengetahui kandungan kimia yang terkandung didalam ekstrak tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan memproduksi akar pada media Murashige-Skoog dengan penambahan 1 mg/L 2,4-D dan 0,2 mg/L kinetin. Akar yang diperoleh diekstraksi dengan etanol 70 % menggunakan metode maserasi. Uji sitotoksik ekstrak etanol kultur akar P. angulata dilakukan dengan MTT assay dan kandungan metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol dianalisis secara kualitatif dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kultur akar P. angulata tidak memiliki efek sitotoksik terhadap sel Myeloma. Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung senyawa golongan flavonoid. |
| File Format | PDF HTM / HTML |
| Alternate Webpage(s) | http://eprints.ums.ac.id/1459/1/K100040043.pdf |
| Language | English |
| Access Restriction | Open |
| Content Type | Text |
| Resource Type | Article |